Wijen, yang dikenal sebagai biji minyak tertua di dunia, mulai dibudidayakan 3.500 tahun yang lalu di tanah subur Anatolia dan memiliki profil nutrisi yang kaya. Wijen telah digunakan selama berabad-abad untuk mengobati berbagai penyakit. Minyak wijen, yang berasal dari biji wijen, memiliki banyak kegunaan, yang utama adalah perawatan rambut dan alis. Minyak wijen menutrisi dan menambah volume rambut sekaligus bergizi. Ini adalah salah satu pengobatan alami yang digunakan dan direkomendasikan oleh penata rambut untuk menipiskan alis. Minyak wijen, yang mengandung mineral seperti seng, tembaga, kalsium, dan magnesium, menunjukkan sifat antioksidan yang signifikan dan banyak digunakan dalam perawatan kulit. Minyak wijen mempercepat penyembuhan sel-sel kulit yang rusak, menutrisi kulit, dan membuat penampilan lebih muda. Meskipun tidak banyak disukai dalam masakan Turki, minyak wijen merupakan minyak esensial dalam masakan Jepang dan Cina. Minyak wijen digunakan sebagai penambah rasa dalam banyak hidangan, terutama hidangan ayam dan saus.